Tulis Standard Operating Procedure (SOP) untuk tugas operasional apa pun. Gunakan saat diminta menulis SOP, prosedur operasi standar, instruksi kerja, atau manual operasional. Menghasilkan SOP formal dengan tujuan, ruang lingkup, langkah prosedur, pemeriksaan kualitas, dan kontrol versi.
Start a fresh conversation. Replace the highlighted placeholders.
Use sop-writer to write a formal SOP for [title and process], covering [department roles and tools] and applicable [quality or regulatory standards], with scope, procedures, quality checks, and version control.
Required inputs
[title and process]
[department roles and tools]
[quality or regulatory standards]
User-approved starter prompt based on a pinned source version; check current skill requirements before running. Task evidence ↗
SKILL.md
name: sop-writerlanguage: iddescription: "Tulis Standard Operating Procedure (SOP) untuk tugas operasional apa pun. Gunakan saat diminta menulis SOP, prosedur operasi standar, instruksi kerja, atau manual operasional. Menghasilkan SOP formal dengan tujuan, ruang lingkup, langkah prosedur, pemeriksaan kualitas, dan kontrol versi."
Terjemahan bahasa Indonesia dari sop-writer. Versi bahasa Inggris adalah versi kanonis.
Skill Penulis SOP
Menghasilkan SOP formal yang siap diaudit, cocok untuk industri yang diregulasi, sertifikasi ISO, atau penskalaan operasional.
Input yang Dibutuhkan
Judul SOP (mis. "SOP-001: Onboarding Klien Baru")
Departemen / fungsi
Deskripsi proses
Standar regulasi atau mutu (ISO 9001, GMP/CPOB, CQC, FCA, dll.)
Peran yang terlibat
Alat atau peralatan yang digunakan
Struktur Output
[NAMA PERUSAHAAN] - Standard Operating Procedure
ID Dokumen
[SOP-XXX]
Judul
[Judul]
Departemen
[Departemen]
Versi
1.0
Tanggal berlaku
[Tanggal]
Tanggal tinjauan
[Tanggal]
Status
Draf / Dalam tinjauan / Disetujui
1. Tujuan
[1-2 kalimat. Mengapa SOP ini ada?]
2. Ruang Lingkup
Berlaku untuk: [Peran, departemen, lokasi]
Tidak berlaku untuk: [Pengecualian yang eksplisit]
3. Definisi
Istilah
Definisi
[Istilah]
[Definisi dalam bahasa sederhana]
4. Tanggung Jawab
Peran
Tanggung jawab
[Peran]
[Tanggung jawab spesifik]
5. Bahan / Alat / Akses yang Dibutuhkan
[Item]
6. Prosedur
Langkah
Tindakan
Penanggung jawab
Catatan/Output
6.1.1
[Tindakan dalam bentuk perintah: "Buka [sistem] lalu masuk ke [lokasi]"]
[Peran]
[Apa yang dicatat]
CATATAN: Langkah harus ditulis dalam bentuk kalimat perintah. Setiap langkah hanya boleh berisi satu tindakan.
7. Pemeriksaan Kualitas
Titik pemeriksaan
Apa yang diverifikasi
Kriteria lolos
Jika gagal
[Setelah langkah X]
[Apa yang diperiksa]
[Seperti apa hasil yang baik]
[Apa yang harus dilakukan]
8. Ketidaksesuaian (Non-Conformance)
[Tindakan segera]
[Siapa yang harus diberi tahu]
[Cara mendokumentasikan penyimpangan]
9. Referensi
[SOP, kebijakan, dan standar terkait]
10. Riwayat Dokumen
Versi
Tanggal
Penulis
Perubahan
1.0
[Tanggal]
[Nama]
Rilis awal
Pemeriksaan Kualitas
Semua langkah ditulis dalam bentuk perintah ("Buka...", "Masuk ke...", "Konfirmasi...")
Setiap langkah berisi tepat satu tindakan
Peran ditentukan untuk setiap langkah
Ada titik pemeriksaan kualitas di tahap-tahap kritis
Proses ketidaksesuaian menetapkan siapa yang diberi tahu dan cara mendokumentasikannya
Tabel riwayat dokumen dan tanggal tinjauan disertakan
Contoh Frasa Pemicu
"Buatkan SOP untuk [proses]"
"Susun prosedur operasi standar untuk [tugas]"
"Tuliskan instruksi kerja untuk [proses]"
Anti-Pola
Jangan menulis langkah yang berisi lebih dari satu tindakan: setiap langkah harus berupa satu tindakan tunggal yang bisa diaudit, dalam bentuk perintah
Jangan menghilangkan peran dari langkah mana pun: setiap tindakan harus ditugaskan ke peran tertentu, atau SOP tidak bisa ditegakkan
Jangan melewatkan bagian ketidaksesuaian: SOP tanpa proses penanganan penyimpangan tidak bisa memenuhi persyaratan audit atau regulasi
Jangan menghasilkan SOP tanpa tanggal tinjauan dan riwayat versi: dokumen tanpa tanggal tidak bisa diandalkan untuk kepatuhan
Jangan memakai kalimat pasif dalam langkah prosedur: tulis "Buka sistem", bukan "Sistem sebaiknya dibuka"